Kamis, 02 Juni 2016

6.  LEMBAR PRAKTEK


KURSUS
PENGOPERASIAN GARDU DISTRIBUSI
POKOK BAHASAN
SUB POKOK BAHASAN
Pengoperasian Gardu  Distribusi
Pengoperasian Gardu Distribusi Pasangan Luar
TUJUAN POKOK BAHASAN
Peserta Diharapkan Mampu Melaksanakan Pengoperasian Gardu  Distribusi
TUJUAN SUB POKOK BAHASAN
Peserta Diharapkan Mampu Melaksanakan Pengoperasian Gardu Distribusi Pasangan Luar






















                                      

LEMBAR PRAKTEK

KEGIATAN No

Langkah-langkah

GAMBAR
Perkakas / Peralatan


1

2


3


4


5






6



7

8





9

10




11
12
13













14






15
16




17

18


19



20

21
22




23











24

25




26

Persiapan Pengoperasian

Membaca dan memahami prinsip kerja gardu distribusi dan sistem JTM
Mampu berkomunikasi dengan pengatur / posko untuk pengoperasian instalasi Gardu Distribusi
Menyusun rencana kerja yang berisi langkah-langkah pelaksanaan pekerjaan
Menyiapkan alat kerja, alat K3 / K2 dan alat bantu yang diperlukan dan dalam kondisi siap pakai dan aman
Memeriksa hasil ukur atau mengukur indikator kondisi peralatan instalasi gardu :
§  Tahanan isolasi trafo sesuai ketentuan
§  Nilai fuse link sesuai dengan kapasitas trafo
§  Nilai NH fuse sesuai dengan ukuran kabel dan kapasitas trafo
§  Tahanan pembumian kerangka peralatan/ konstruksi instalasi gardu sesuai ketentuan
Menghubungi pihak-pihak yang berwenang untuk memastikan bahwa pekerjaan telah dikoordinasikan secara efektip dengan pihak-pihak terkait
Memastikan bahwa surat perintah kerja dapat dilaksanakan sesuai SOP
Memahami dan dapat melaksanakan prosedur dan peraturan K3 / K2


Pengoperasian Gardu
Periksa keadaan di sekitar trafo dan yakinkan trafo aman dioperasikan
Laporkan kepada pihak yang yang berwenang bahwa pengoperasian siap dilaksanakan , tunggu sampai jawaban izin pengoperasian keluar
Masukkan FCO
Periksa urutan fasa
Ukur tegangan sisi TR, pastikan bahwa penyetelan sadapan trafo sudah benar
Operasikan saluran jurusan dengan cara :
ð   Untuk pelanggan umum : masukkan saklar utama, menyusul kemudian NH fuse satu persatu sambil di test kemungkinan adanya hubung singkat pada saluraan jurusan
ð   Untuk palanggan industri : masukkan seluruh nh fuse, menyusul kemudian saklar utama

Prosedur pemadaman untuk pemeliharaan

Kurangi beban trafo, caranya :  
ð    Untuk pelanggan umum dan beban kecil, maka bukalah satu persatu nh fuse, kemudian bukalah saklar masuk
ð    Untuk pelaggan industri, bukalah saklar utama, kemudian bukalah seluruh NH fuse
Buka FCO
Hubungkan kabel pentanahan yang sudah dihubungkan ke elektrode pentanahan dimulai dari ke empat bushing trafo sisi tegangan rendah, lalu ketiga bushing trafo sisi tegangan menengah
Buka kabel / kawat yang terhubung pada terminal / bushing sisi TR dan TM.
Kabel / kawat yang sudah terlepas hubungkan jadi satu dan tersambung pada kabel pentanahan
Lakukan pemeliharaan gardu

Prosedur pengoperasian kembali sesudah pemeliharaan


Pasang kembali kabel / kawat pada terminal/bushing sisi TR maupun TM
Lepaskan kawat pentanahan
Periksa keadaan di sekitar trafo dan yakinkan trafo aman dioperasikan
Laporkan kepada pihak yang yang berwenang untuk pengoperasian kembali, sampai jawaban izin pengoperasian keluar
Masukkan FCO
Ukur tegangan sisi TR, pastikan bahwa penyetelan sadapan trafo sudah benar
Operasikan saluran jurusan dengan cara :
ð   Untuk pelanggan umum : masukkan saklar utama, menyusul kemudian NH fuse satu persatu sambil di test kemungkinan adanya hubung singkat pada saluraan jurusan
ð   Untuk palanggan industri : masukkan seluruh nh fuse, menyusul kemudian saklar utama
Melaporkan pada pengatur, kejadian yang diakibatkan pengoperasian tersebut
Membuat berita acara serah terima operasi yang berisi antara lain :
ð   Kondisi peralatan
ð   Posisi peralatan hubung
ð   Temuan-temuan kelainan operasi
 Membuat laporan pengoperasian






1.      Single line diagram
2.      Tangga
3.      Helm
4.      Sabuk Pengaman
5.      Sepatu Isolasi 20 KV
6.      Sarung tangan Isolasi
7.      Tongkat / stock FCO
8.      Grounding Aparatus
9.      Tool Kit
10.    Megger 1.000 – 5.000/10.000V
11.    Fuse holder
12.    AVO meter
13.    Phase squence indicator

14.    Fuse link
15.    NH Fuse




















LEMBAR PRAKTEK


KURSUS
PENGOPERASIAN GARDU DISTRIBUSI
POKOK BAHASAN
SUB POKOK BAHASAN
Pengoperasian Gardu  distribusi
Pengoperasian Gardu Distribusi Pasangan Dalam
TUJUAN POKOK BAHASAN
Peserta Diharapkan Mampu Melaksanakan Pengoperasian Gardu distribusi
TUJUAN SUB POKOK BAHASAN
Peserta Diharapkan Mampu Melaksanakan Pengoperasian Gardu Distribusi Pasangan Dalam
Gambar
Description: DSC03517-1












LEMBAR PRAKTEK

KEGIATAN No

Langkah-langkah

GAMBAR
Perkakas /Peralatan/APD

1

2

3

4


5










6



7

8



9

10


11

12

13

14



15












16
17
18
19
20




21

22


23


24

25








26

27




28
Persiapan Pengoperasian

Membaca dan memahami prinsip kerja Gardu distribusi pasangan dalam dan sistem JTM
Berkomunikasi dengan pengatur / posko untuk pengoperasian instalasi Gardu Distribusi
Menyusun rencana kerja yang berisi langkah-langkah pelaksanaan pekerjaan
Menyiapkan alat kerja, alat K3 / K2 dan alat bantu yang diperlukan dan dalam kondisi siap pakai dan aman
Memeriksa hasil ukur atau mengukur indikator kondisi peralatan instalasi gardu :
§  Tahanan isolasi trafo sesuai ketentuan
§  Nilai MV Fuse  sesuai dengan kapasitas trafo
§  Nilai NH fuse sesuai dengan ukuran kabel dan kapasitas trafo
§  Tahanan isolasi, tahanan kontak kubikel sesuai ketentuan
§  Tahanan pembumian kerangka peralatan/ konstruksi instalasi gardu sesuai ketentuan
Menghubungi pihak-pihak yang berwenang untuk memastikan bahwa pekerjaan telah dikoordinasikan secara efektip dengan pihak-pihak terkait
Memastikan bahwa surat perintah kerja dapat dilaksanakan sesuai SOP
Memahami dan dapat melaksanakan prosedur dan peraturan K3 / K2

Prosedur Pengoperasian Gardu
Periksa keadaan disekitar gardu dan yakinkan  aman untuk dioperasikan
Laporkan kepada pihak yang berwenang untuk pengoperasian gardu dan tunggu  izin pengoperasian keluar
Masukkan PMB 1, periksa adanya kelainan, lanjutkan pengoperasian bila tidak ada kelainan
Masukkan PMB 2, periksa adanya kelainan, lanjutkan pengoperasian bila tidak ada kelainan
Masukkan PMB 3, periksa adanya kelainan, lanjutkan pengoperasian bila tidak ada kelainan
Periksa urutan fasa keluaran trafo
Ukur tegangan sisi TR, pastikan bahwa penyetelan sadapan trafo sudah benar

Operasikan saluran jurusan dengan cara :
ð   Untuk pelanggan umum, masukkan saklar utama menyusul kemudian nh fuse satu persatu sambil di test kemungkinan adanya hubung singkat pada saluran jurusan
ð   Untuk pelanggan industri masukkan saluran nh fuse, menyusul kemudian saklat utama


Prosedur pemadaman untuk pemeliharaan

Buka pemutus beban ( PMB ) 3
Masukkan pemisah bumi (PMS ) 3
Buka seluruh NH fuse
Lakukan pemeliharaan
Lakukan pemeliharaan gardu

Prosedur pengoperasian kembali sesudah pemeliharaan


Periksa keadaan disekitar gardu dan yakinkan  aman untuk dioperasikan
Laporkan kepada pihak yang berwenang untuk pengoperasian kembali, sampai jawaban izin pengoperasian keluar
Lepaskan PMS bumi (PMS) 3
Masukkan PMB 3
Ukur tegangan sisi TR, pastikan bahwa penyetelan sadapan trafo sudah benar
Operasikan saluran jurusan dengan cara :
ð   Untuk pelanggan umum, masukkan saklar utama menyusul kemudian nh fuse satu persatu sambil di test kemungkinan adanya hubung singkat pada saluran jurusan
ð   Untuk pelanggan industri masukkan saluran nh fuse, menyusul kemudian saklat utama
Melaporkan pada pengatur, kejadian yang diakibatkan pengoperasian tersebut
Membuat berita acara serah terima operasi yang berisi antara lain :
ð   Kondisi peralatan
ð   Posisi peralatan hubung
ð   Temuan-temuan kelainan operasi
 Membuat laporan pengoperasian






1.      Single line diagram

2.      Handle / tuas kubikel

3.      Tool Set  

4.      Multi meter
5.      Phase squence indicator

6.      HT

7.      Sepatu Isolasi 20 KV

8.      Sarung tangan Isolasi

9.      AVO meter

10.    Phase squence indicator